Home » Cerita Legenda di Indonesia » Cerita Rakyat Bawang Merah dan Bawang Putih

Komentar Terbaru

    Permainan Judi Online Paling Populer Di Indonesia

    Perlu kamu ketahui juga dalam proses Daftar Slot Online di situs judi slot terbaik dan terpercaya adalah gratis dan tidak dikenakan biaya apapun. Dan mengenai cara main slot online uang asli pun paling mudah dan sangat gampang menang. jadi segera bergabung dan mainkan game judi slot online terpercaya sekarang juga

    Daftar slot online terpercaya yang menyajikan permainan ratusan jenis game judi slot online uang asli.

    Cerita Rakyat Bawang Merah dan Bawang Putih

    Bawang Merah dan Bawang Putih merupakan cerita rakyat yang berkisah tentang dua orang gadis kakak beradik yang memiliki sifat yang bertolak belakang, serta ibu tiri dari Bawang Putih yang pilih kasih. Kisah Bawang Merah dan Bawang Putih merupakan salah satu legenda rakyat populer.

    Kisah ini juga menjadi favorit ketika dibawakan sebagai cerita pengantar tidur karena banyak nilai yang bagus yang bisa ditanamkan kepada anak. Simak kisahnya dibawah ini!

    Cerita Rakyat Bawang Merah dan Bawang Putih

    Cerita Anak, Bawang Merah dan Bawang Putih

    Bawang putih adalah seorang anak yatim piatu yang tinggal bersama dengan ibu tiri dan saudari tirinya, Bawang Merah. Sebenarnya semua yang ada di dalam rumah kediaman mereka adalah milik ayah Bawang Putih, tetapi karena dikuasai oleh sang ibu tiri, Bawang Putih pun hidup menderita.

    Bawang Merah dan Bawang Putih memiliki sifat karakter serta kepribadian yang berbeda. Bawang Putih memiliki sifat yang rajin, baik hati, jujur, dan rendah hati. Sementara, Bawang Merah memiliki sifat yang malas, sombong, iri hati.

    Sedangkan Bawang Putih yang melakukan semua pekerjaan rumah, mencuci, memasak, membersihkan rumah, dan ia hanya melakukannya sendiri. Sementara itu, Bawang Merah dan ibunya hanya menghabiskan waktu untuk diri mereka sendiri.

    Cerita Anak Bawang Merah dan Bawang Putih

    Suatu ketika, ibu tiri menyuruh Bawang Putih untuk mencuci pakaian di sungai. Bawang Putih pun pergi ke sungai dengan membawa bakul besar berisi pakaian. Sesampainya di sungai, ia pun mulai mencuci sehelai semi helai pakaian kotor tersebut.

    Saat hendak pulang, Bawang Putih menyadari bahwa satu helai pakaian Bawang Merah hilang. Sepertinya baju tersebut hanyut terbawa arus. Bawang Putih panik, lantaran pakaian itu adalah pakaian kesayangan Bawang Merah. Saudara tirinya itu pasti marah bukan main jika pakaian itu hilang.

    Ternyata, selendang yang dicari Bawang Putih ditemukan oleh seorang nenek yang sudah lama hidup sebatang kara. Dan nenek itu mau menyerahkan selendang itu dengan syarat Bawang Putih harus menemaninya selama seminggu.

    Tak terasa satu minggu Bawang putih disana, Nenek menawarkan hadiah timun emas kepada Bawang putih. Dia disuruh memilih yang besar atau yang kecil, bawang Putih pilih yang kecil karena merasa kasihan kepada nenek.

    Setiba kembali ke rumah, bawang merah dan ibunya penasaran dari manakan bawang putih mendapatkan labu yang berisi emas tersebut. Sehingga mereka datang kemabali kerumah nenek tersebut dan merampas labu besar tersebut dari sang nenek dengan paksa.

    Bukan isi perhiasan, berbagai ular berbisa yang menakutkan keluar dari dalam labu. Bawang Merah dan Ibu tiri akhirnya menyadari apa yang mereka lakukan selama ini salah, dan meminta Bawang Putih untuk memaafkan mereka.