Indonesia memiliki banyak sekali kekayaan. Mulai dari kekayaan alam, buatan, kekayaan budaya, ras, suku, hingga legenda nya yang terkenal sangat banyak.

Legenda yang ada di Indonesia juga sudah diketahui oleh hampir setiap warga Indonesia bahkan dijadikan sebagai kisah rakyat.

Karena itulah, banyak sekali warga Indonesia yang mungkin sudah mengetahui banyak kisah legenda di Indonesia.

Setiap kisah juga memiliki pengajarannya masing – masing serta memiliki kesan tersendiri. Tak terkecuali dengan legenda Situ Bagendit.

Dikisahkan pada zaman dulu di sebuah desa yang berada di Kota Garut, Jawa Barat, hiduplah seorang perempuan yang kaya raya bernama nyai Bagendit.

Kekayaannya yang melimpah ruah ini ia dapatkan dari warisan suami nya yang telah meninggal dunia.

Dengan kekayaannya yang snagat melimpah ini, menyebabkan ia menjadi orang yang kikir, sombong, dan semena – mena dengan rakyat kecil.

Karena merasa paling kaya di desa itu maka ia pun seringkali mengadakan pesta besar – besaran, pesta ini dilakukan hanya untuk memamerkan harta benda dan perhiasan yang ia miliki kepada warna di sekitar.

Walaupun ia terkenal sangat kaya raya namun ia tak pernah mau membantu warga sekitar jika warga sekitar meminta bantuan dari nya.

Warga sekitar tak suka dengan sikap nyai bagendit. Namun mereka tak bisa berbuat apa – apa karena mereka hanyalah warga biasa.

Suatu hari saat sedang pesta besar – besaran berlangsung, ada seorang pengemis yang datang dengan pakaian compang – camping, celana lusuh.

Ia lalu berkata kepada nyai “Nyai, tolong beri hamba makanan sedikit saja,hamba lapar sudah beberapa hari belum makan” kata pengemis tersebut.

Karena merasa terganggu dengan pengemis itu Nyai Bagendit pun sangat marah dan mengusir pengemis itu dengan kasar, “Pergilah kau dari rumahku, pengemis kotor!!!” Pengemis itu pun pergi dengan perasaan sangat sedih.

Suatu hari ada kejadian yang aneh di desa tersebut dimana di jalan ada tertancap sebuah tongkat, karena merasa penasaran warga pun mencoba untuk mencabut tongkat iti, namun tidak bisa.

Mereka berpikir untuk mencabutnya beramai – ramai maka mereka pun melakukannya namun tetap saja tongkat tersebut tak bisa tercabut.

Sampai datanglah pengemis yang sebelumnya diusir oleh nyai gendi tsaat itu. Ia mencoba mencabut tingkat tersebut dan tongkat tersebut berhasil tercabut dan mengeluarkan air.

Tanpa ia sadari air pun keluar semakin deras karena warga takut tenggelam sehinhga mereka mencari tempat yang lebih tinggi agar aman.

Kareba ketamakan nyai bagendit itu ia tidak mau sama sekali meninggalkan rumah nya berisi banyak harta benda dan perhiasan. Sampai akhir nya ia pun tenggelam dengan harta,rumah beserta isi nya.

Pada akhir nya Di desa itu kini terbentuk sebuah danau kecil yang indah. Orang menamakannya ‘Situ Bagendit’.

Situ artinya danau dan Bagendit berasal dari kata nyai bagendit. Beberapa orang percaya bahwa kadang-kadang kita bisa melihat lintah sebesar kasur di dasar danau. Katanya itu adalah penjelmaan Nyai bagendit yang tidak berhasil kabur dari jebakan air.

 

Itulah kisah mengenai Situ Bagendit. Dari sini kita bisa mengetahui dan paham bahwa kita tak boleh menjadi orang yang sombong dan kikir.

Karena, bagaimana pun juga semua pemberian itu hanyalah sebuah titipan dari Tuhan yang tak pantas untuk kita pamerkan. Apalagi jika sampai tak mau membantu yang lain. Semoga artikel ini bermanfaat.