Home » Cerita Legenda di Indonesia » Legenda Cerita Rakyat : Timun Mas

Komentar Terbaru

    Permainan Judi Online Paling Populer Di Indonesia

    Perlu kamu ketahui juga dalam proses Daftar Slot Online di situs judi slot terbaik dan terpercaya adalah gratis dan tidak dikenakan biaya apapun. Dan mengenai cara main slot online uang asli pun paling mudah dan sangat gampang menang. jadi segera bergabung dan mainkan game judi slot online terpercaya sekarang juga

    Daftar slot online terpercaya yang menyajikan permainan ratusan jenis game judi slot online uang asli.

    Legenda Cerita Rakyat : Timun Mas

    Pada zaman dahulu, disebuah desa dekat hutan terdapat sepasang suami istri yang bekerja sebagai petani yang hidup bahagia, namun belum memiliki seorang anak yang sangat mereka harapkan.

    Mereka selalu berdoa setiap hari mengikuti aturan agama seperti tidak berbuat jahat atau bermain sbobet daftar agar diberikan seorang anak dan sangat-sangat mengharapkan hal tersebut terjadi. Namun, pada suatu hari disaat mereka berdoa di rumahnya ada seorang raksasa yang lewat dan mendengar doa serta permintaan mereka.

    Kemudian, raksasa tersebut memberikan mereka biji mentimun untuk menanamnya dan akan mendapatkan seorang anak perempuan dengan syarat disaat anak itu sudah berumur 17 tahun para petani itu harus mengembalikan anak tersebut.

    Kemudian, para petani itu pun langsung setuju saja tanpa berpikir panjang apa yang akan terjadi jika anak tersebut diberikan kepada raksasa.

    Suatu hari, buah itu telah matang dan besarnya melebihi dari timun biasanya. Mereka pun terkejut saat setelah memotong buah tersebut karena mereka benar-benar menemukan sesosok bayi perempuan yang sangat cantik.

    Dan dengan perasaan yang bahagia mereka pun memberikan nama bayi itu dengan nama Timun Mas.

    Hari-hari semakin berlalu dimana Timun Mas telah tumbuh menjadi gadis yang cantik namun bahaya pun semakin mendekat dimana pada saat ulang tahunnya yang ke-17.

    Dengan perasaan bangga sekaligus takut petani itupun menemui anaknya dan memberikan sebuah kantung kain serta menyuruhnya untuk berlari sejauh dan secepat mungkin. Dia mengatakan kantung kain itu bisa membantu Timun Mas untuk melawan raksasa.

    Sang raksasa pun mengamuk dan menghancurkan rumah para petani karena sudah dibohongi oleh kedua pasangan orang tua Timun Mas tersebut. Sang raksasa pun mencari dan mengejar Timun Mas yang lari ke hutan.

    Karena tubuhnya yang besar, larinya pun sangat cepat dan hampir berhasil menyusul Timun mas. Kemudian, dengan cepat Timun mas pun mengeluarkan garam yang ada dari kantung kainnya dan dilemparkan ke arah raksasa.

    Tiba-tiba dari taburan garam tersebut telah terhempas lah sebuah lautan yang membuat raksasa harus berenang susah payah untuk mengejar Timun Mas. Tetapi raksasa tetap bisa menyusulnya.

    Timun Mas segera mengambil barang cabai-cabai an dari kantungnya tersebut dan melemparkannya lagi ke arah raksasa.

    Akan tetapi terjadi sebuah keajaiban lagi yang dimana raksasa merintih kesakitan karena terkena pohon dengan ranting dan duri yang tajam seketika tumbuh saat Timun Mas melempar cabai.

    Dan dengan kesempatan itu Timun Mas pun terus menyelamatkan diri. Tetapi, dengan tubuh raksasa yang sangat kuat ia masih bisa berlari, tetapi tenaganya habis dan harus beristirahat.

    Namun, tiba-tiba sungguh celaka sang raksasa pun terbangun dari tidurnya dan lagi-lagi sangat hampir menangkap si Timun mas. Dan lagi-lagi Timun mas mengeluarkan bendanya yaitu segenggam terasi udang dan melemparkannya.

    Dan kemudian tiba tiba terbentuklah sebuah danau lumpur yang luas merupakan keajaiban yang lagi-lagi di lakukan oleh Timun Mas hanya dengan segenggam terasi udang.

    Lalu, sang raksasa pun terjebak didalam danau lumpur dan menariknya ke dalam hingga tak bisa bernapas dan tenggelam.

    Singkat cerita, Timun Mas pun merasa lega dan pada saat kembali ke rumah kedua orang tuanya sangat senang karena anaknya selamat. Dan dengan perasaan gembira pun mereka menyambut kepulangan Timun Mas yang sudah susah payah melawan raksasa kuat.

    Setelah itu, Timun mas dan keluarganya pun sudah tidak ketakutan lagi dan hidup bahagia bersama-sama.